Setiap tahun, penggemar dan komunitas specialty coffee di seluruh dunia menanti World Coffee Championships dengan antusias. Inilah puncak dari rangkaian kompetisi meracik kopi. Setelah edisi 2020 dibatalkan mendadak akibat pandemi COVID-19, World Coffee Events dan Specialty Coffee Association akhirnya menggelar World Coffee Championships 2021 di Milan, Italia, pada 22 sampai 26 Oktober. Kalau Anda melewatkan siaran langsungnya, simak tiga fakta menarik dari ajang tahun ini.
1. Bukan satu, bukan dua, tapi tiga kompetisi digelar dalam lima hari
World Coffee Championships 2021 terdiri dari World Barista Championship, World Brewers Cup, dan World Cup Tasters Championship. Awalnya, World Barista Championship dan World Brewers Cup dijadwalkan berlangsung bersamaan, sementara World Cup Tasters Championship digelar terpisah bersama empat ajang kopi tahunan lainnya (ya, Anda tidak salah baca: total ada tujuh ajang kopi tahunan). Lagi-lagi, perubahan jadwal ini terjadi karena pandemi COVID-19.
2. Indonesia punya wakil di ketiga kompetisi
Tahun ini Indonesia ikut serta di ketiga ajang tersebut: Mikael Jasin di World Barista Championship, Santoso Ardiansyah di World Brewers Cup, dan Dahni Pawitra di World Cup Tasters Championship. Ketiganya adalah juara Indonesia Barista Championship, Indonesia Brewers Cup, dan Indonesia Cup Tasters Championship 2020. Bagi Mikael Jasin, ini bahkan kali kedua ia berlaga di World Barista Championship. Sebelumnya, ia meraih peringkat keempat di World Barista Championship 2019 di Boston, Amerika Serikat.
Kali ini keberuntungan memang belum berpihak pada kita. Tapi kesempatan itu pasti datang lagi, dan kita akan kembali dengan lebih baik dan lebih kuat.
3. Bangganya membawa biji kopi Flores Manggarai ke World Barista Championship
Mikael Jasin selalu percaya bahwa ada cara untuk membuat budaya kopi Indonesia lebih scalable dan berkelanjutan, yang pada akhirnya membuka akses lebih luas bagi kopi Indonesia di pasar specialty coffee dunia. Keyakinan itulah yang mendorongnya menampilkan biji kopi dari Flores Manggarai di panggung dunia. Meski tidak lolos ke babak final, ia telah membuka jalan untuk mengubah budaya kopi Indonesia, supaya kita semua bisa menghasilkan kopi yang jauh lebih baik. Sebagai orang Indonesia, kita patut bangga: biji kopi Flores Manggarai pernah disajikan di World Barista Championship 2021.