Minuman penyemangat favorit kita sehari-hari berawal dari segenggam ceri kopi. Cara ceri itu ditanam, dipetik, dan diolah menentukan rasa yang akhirnya sampai di ujung lidah kita. Ada banyak cara mengolah ceri kopi, tapi artikel ini hanya akan membahas dua: natural anaerobic dan natural classic fermentation. Keduanya sama-sama mengubah kemanisan, body, dan keasaman ceri kopi, tapi sifatnya berbeda secara mendasar, dan perbedaan itu tercermin pada hasil akhirnya.
Apa itu natural classic fermentation?
Natural classic fermentation adalah metode pengolahan kopi yang paling tua. Ceri kopi yang baru dipetik dihamparkan di atas raised bed dan dijemur di bawah matahari. Selama beberapa minggu berikutnya, ceri akan berfermentasi. Supaya tidak membusuk, petani harus rajin membalik dan meratakannya; kalau tidak dilakukan dengan benar, ceri bisa berjamur. Rasa kopi hasil proses natural juga sulit ditiru persis, karena tingkat fermentasinya tidak selalu sama.
Apa itu natural anaerobic fermentation?
Natural anaerobic fermentation adalah metode pengolahan yang lebih inovatif. Ceri kopi disimpan dalam wadah tertutup tanpa oksigen, sehingga fermentasinya berlangsung lebih cepat. Tujuannya adalah memperkuat rasa alami kopi hingga jauh lebih kaya dibanding kopi standar atau kopi lain yang biasa Anda minum. Waktu jadi faktor yang sangat menentukan, karena fermentasi yang kebablasan bisa memunculkan rasa "fermented" yang tidak diinginkan. Suhu, kadar gula, dan pH juga ikut memengaruhi hasil akhirnya.
Di Tuang Coffee, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas ceri kopi kami, supaya petani lokal mendapat akses yang lebih baik ke pasar specialty coffee. Dengan pertimbangan itu, kami lebih memilih natural anaerobic fermentation dibanding natural classic fermentation, karena metode ini memungkinkan kami memaksimalkan potensi kopi dan memberi karakter aromatik yang unik pada kopinya. Kalau Anda ingin mencoba specialty coffee dengan rasa yang berlapis dan kompleks, biji kopi hasil proses anaerobic kami mungkin pilihan yang pas.
Bukan berarti kami meninggalkan natural classic fermentation. Justru, metode inilah pilihan kami untuk kopi non-specialty. Dengan begitu, mereka yang mungkin belum siap dengan notes rasa yang intens (untuk saat ini!) tetap bisa memilih dari rangkaian biji kopi hasil proses natural kami.
Selalu ada cerita di balik setiap cangkir kopi. Perjalanan dari segenggam ceri sampai jadi secangkir kopi itu panjang, dan sebagian prosesnya bahkan bisa memakan waktu bertahun-tahun. Apa yang terjadi di sepanjang jalan adalah perpaduan antara keajaiban alam dan sains. Pada akhirnya, semua proses itu menjadikan minum kopi sebagai pengalaman personal yang melibatkan banyak indra, bukan sekadar kebiasaan harian. Dan kami dengan senang hati menemani perjalanan Anda, apa pun kopi favorit Anda.